Wikipedia

Hasil penelusuran

Selasa, 21 Juli 2026

Workshop Menulis FLP Malang Season 2: Intan K.L. Asror Ajak Peserta Menghidupkan Cerita dengan Teknik Show, Don’t Tell

 


Malang, Juli 2026 – Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Malang kembali menyelenggarakan Workshop Menulis Season 2 yang kali ini mengangkat tema “Show, Don’t Tell dan Karakter yang Hidup.” Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 17 Juli 2026 ini menghadirkan Intan K.L. Asror, S.S., Ketua FLP Malang, sebagai pemateri.

Dalam sesi workshop, Intan mengajak peserta untuk memahami sekaligus mempraktikkan salah satu teknik penting dalam penulisan kreatif, yaitu show, don’t tell. Teknik ini membantu penulis menyampaikan emosi, suasana, dan karakter tokoh secara lebih kuat melalui tindakan, dialog, dan detail yang konkret, bukan sekadar menjelaskan secara langsung kepada pembaca.

“Pembaca akan lebih terhubung dengan cerita ketika mereka dapat merasakan dan menyimpulkan sendiri apa yang terjadi pada tokoh. Di sinilah pentingnya teknik show, don’t tell,” ujar Intan saat menyampaikan materi.

Tidak hanya berupa pemaparan teori, workshop juga dirancang secara interaktif. Setelah sesi materi, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil melalui fitur breakout room. Dalam kelompok tersebut, peserta berdiskusi mengenai contoh-contoh penerapan show, don’t tell, mengidentifikasi bagian yang masih bersifat telling, lalu mengembangkan alternatif penulisan yang lebih hidup dan menggugah imajinasi pembaca.

Diskusi kelompok berlangsung dinamis karena setiap peserta memiliki kesempatan untuk berbagi pengalaman menulis, memberikan masukan, serta mengasah kemampuan analisis terhadap sebuah teks. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan dapat membantu peserta memahami teknik menulis secara lebih mendalam melalui praktik langsung.

Setelah sesi diskusi selesai, setiap kelompok mempresentasikan hasil pembahasannya di ruang utama Zoom. Presentasi tersebut menjadi ajang bertukar perspektif sekaligus memperkaya wawasan peserta mengenai berbagai cara menerapkan teknik show, don’t tell dalam karya fiksi. Intan kemudian memberikan umpan balik dan penjelasan tambahan untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang telah dipelajari.

Melalui workshop ini, FLP Malang berharap para anggotanya semakin terampil dalam membangun karakter yang kuat, menghadirkan adegan yang hidup, serta menciptakan cerita yang mampu meninggalkan kesan mendalam bagi pembaca.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen FLP Malang untuk terus menghadirkan ruang belajar, berbagi, dan bertumbuh bagi para penulis. Dengan semangat literasi dan kolaborasi, FLP Malang berupaya mendukung lahirnya karya-karya yang tidak hanya baik secara teknis, tetapi juga memiliki daya sentuh dan makna yang kuat.

(Humas FLP Malang)

Senin, 20 Juli 2026

FLP Malang Hadirkan “The Four Seasons Workshop” sebagai Wadah Upgrading Kemampuan Menulis Anggota


 Malang, Juli 2026 – Forum Lingkar Pena (FLP) Malang melalui Divisi Karya menyelenggarakan The Four Seasons Workshop, sebuah program pelatihan kepenulisan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas anggota dalam berkarya. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen FLP Malang dalam menghadirkan ruang belajar yang berkelanjutan bagi para penulis dan pegiat literasi.

Mengusung konsep pembelajaran bertahap, The Four Seasons Workshop menghadirkan empat sesi pelatihan dengan tema yang saling berkaitan, mulai dari menemukan ide, membangun karakter, menyusun alur cerita yang kuat, hingga menyempurnakan tulisan agar lebih efektif dan berkesan. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan menghadirkan pemateri yang berpengalaman di bidang kepenulisan.

Program ini merupakan salah satu agenda strategis Divisi Karya FLP Malang dalam mendukung pengembangan kapasitas anggota agar mampu menghasilkan karya yang semakin berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pembaca.

Koordinator Divisi Karya FLP Malang, Sendang Pradani, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan kualitas sumber daya anggota sekaligus memperkuat budaya belajar di lingkungan FLP Malang.

“The Four Seasons Workshop kami hadirkan sebagai ruang belajar dan bertumbuh bagi anggota FLP Malang. Harapannya, kegiatan ini dapat diikuti secara optimal oleh seluruh anggota sebagai upaya mengembangkan kemampuan menulis, memperluas wawasan kepenulisan, serta menjadi sarana upgrading anggota agar semakin produktif, kreatif, dan percaya diri dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sendang Pradani.

Melalui rangkaian workshop ini, FLP Malang berharap dapat melahirkan lebih banyak penulis yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga mampu menghadirkan karya yang inspiratif dan berdampak. The Four Seasons Workshop menjadi bukti nyata komitmen FLP Malang dalam membangun ekosistem literasi yang terus berkembang dan berkelanjutan.

(AI/Humas FLP Malang)

FLP Malang dan FIS UM Perkuat Ekosistem Literasi melalui Workshop AI Writing


 Malang – Forum Lingkar Pena (FLP) Malang berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang (FIS UM) menyelenggarakan workshop kepenulisan bertajuk Level Up Your Writing: Kuasai Hook dan AI Writing di Era Digital pada Minggu (19/7) di My Dormy UMM, Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan keterampilan menulis sekaligus memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara bijak dalam proses kreatif.

Workshop diikuti oleh pelajar, mahasiswa, guru, penulis pemula, dan content creator yang antusias mendalami teknik menulis di era digital. Hadir sebagai narasumber, Ihwan Hariyanto, S.AP., praktisi Public Relations dan digital storyteller, serta Dr. Redy Eko Prastyo, S.Psi., M.I.Kom., Direktur UB Medcom.

Dalam sesi pertama, Ihwan Hariyanto membahas pentingnya membangun hook yang kuat untuk menarik perhatian audiens di tengah melimpahnya informasi digital. Menurutnya, kemampuan menulis menjadi fondasi utama dalam menciptakan konten yang mampu menyampaikan pesan secara efektif dan berkesan.

Sementara itu, Dr. Redy Eko Prastyo mengulas perkembangan AI dan peluang pemanfaatannya dalam dunia kepenulisan. Ia menegaskan bahwa AI dapat menjadi alat bantu yang mendukung produktivitas penulis, mulai dari pencarian ide hingga pengembangan draf tulisan. Namun, kreativitas, pengalaman, dan sudut pandang manusia tetap menjadi elemen yang tidak tergantikan dalam menghasilkan karya yang bermakna.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Peserta juga memperoleh penugasan sebagai tindak lanjut pembelajaran agar materi yang diperoleh dapat langsung dipraktikkan dalam karya tulis mereka.

Ketua Pelaksana Program, Kun Sila Ananda, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan manfaat yang tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga aplikatif.

"Kegiatan ini adalah salah satu bagian dari pengabdian masyarakat yang terselenggara atas kolaborasi antara Fakultas Ilmu Sosial UM dan FLP Malang. Saya berharap setelah mengikuti acara ini, para peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan dan memberikan dampak positif. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan lainnya di masa mendatang," ujarnya.

Ketua FLP Malang, Intan K.L. Asror, turut menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara FLP Malang dan FIS UM. Menurutnya, sinergi antara komunitas literasi dan institusi pendidikan menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya literasi di masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini karena menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan komunitas literasi. FLP Malang berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut dan berkembang melalui berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, kami optimistis upaya meningkatkan budaya literasi dan melahirkan lebih banyak penulis serta pegiat literasi di Malang dapat semakin kuat," tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi makan siang bersama yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Melalui kegiatan ini, FLP Malang dan FIS UM berharap dapat terus menghadirkan ruang belajar yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus memperkuat ekosistem literasi di Malang melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

(AI/Humas FLP Malang)

Kamis, 19 Februari 2026

FLP Malang Kembali Percayakan Kepemimpinan kepada Intan K.L. Asror


Malang — Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Forum Lingkar Pena Malang yang berlangsung pada Minggu, 15 Februari 2026, di SDIT Insan Permata Malang, secara resmi kembali memilih Intan K.L. Asror sebagai Ketua FLP Malang untuk periode kepengurusan berikutnya. Keputusan tersebut diambil secara aklamasi oleh seluruh peserta Muscab.

Sebelumnya, Intan telah mengemban amanah sebagai ketua pada periode lalu. Terpilihnya kembali Intan diharapkan dapat mendorong FLP Malang melakukan pembenahan terhadap berbagai kekurangan sebelumnya, sekaligus menguatkan program literasi dan kaderisasi penulis di kawasan Malang Raya.

Muscab VIII diawali dengan pembukaan oleh Pembina sekaligus pendiri FLP Malang, Abyz Wigati. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan perwakilan Forum Lingkar Pena Jawa Timur yang disampaikan oleh Lita Lestianti, serta sambutan dari Ketua FLP Malang periode 2024–2026.

Agenda Muscab berikutnya adalah penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode sebelumnya sebagai bahan evaluasi bersama. Setelah laporan diterima oleh forum, sidang Muscab secara mufakat kembali menetapkan Intan sebagai ketua dan mengesahkannya melalui keputusan aklamasi.

Dalam sambutannya, Intan menyampaikan bahwa amanah yang kembali dipercayakan kepadanya bukanlah tanggung jawab yang ringan. Meski demikian, ia menyatakan kesiapannya untuk menjalankan mandat tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab kepemimpinan tidak hanya dipertanggungjawabkan di dunia, tetapi juga di akhirat. Selain itu, Intan berharap seluruh anggota FLP Malang dapat memberikan kontribusi aktif demi kemajuan FLP Cabang Malang ke depan. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus berkolaborasi membangun organisasi yang semakin solid, produktif, dan memberi manfaat bagi masyarakat melalui karya-karya literasi.

Melalui hasil Muscab VIII ini, FLP Malang diharapkan dapat melangkah lebih dewasa dalam pengelolaan organisasi, memperbaiki tata kelola, serta memperluas kontribusi literasi di kalangan generasi muda maupun masyarakat umum.

FLP Malang Gelar Tarhib Ramadan, Buka Rangkaian Kajian Rutin Ramadan 1447 H

 

Forum Lingkar Pena (FLP) Malang menggelar kegiatan Tarhib Ramadan sebagai pembuka rangkaian Kajian Rutin Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi langkah awal FLP Malang dalam menyambut bulan suci Ramadan dengan persiapan spiritual sekaligus penguatan literasi bagi para anggotanya.

Tarhib Ramadan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan menghadirkan Ustad Abi Thalib, guru sekaligus penulis dari SD Insan Permata Malang, sebagai narasumber. Kegiatan ini digagas oleh Ketua FLP Malang, Intan K. L. Asror, sebagai bentuk ikhtiar bersama agar para anggota siap menjalani Ramadan, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara ruhiyah.

Dalam pemaparannya, Ustad Abi Thalib menyampaikan materi tentang level puasa, hal-hal yang dapat mengurangi bahkan membatalkan pahala puasa, serta pentingnya menghadirkan pesan dakwah dalam setiap karya tulis. Ia mengingatkan para penulis untuk menghindari tulisan yang bersifat memfitnah dan provokatif. Menurutnya, kisah-kisah dalam Al-Qur’an dapat menjadi sumber inspirasi yang kaya untuk diolah menjadi karya fiksi yang mengandung nilai edukatif dan spiritual.

Kegiatan yang berlangsung selama 90 menit ini berjalan khidmat dan interaktif. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan yang dijawab secara lugas oleh narasumber, sehingga materi dapat dipahami dengan baik dan memberi tambahan wawasan bagi peserta.

Melalui kegiatan Tarhib Ramadan ini, FLP Malang berharap rangkaian Kajian Rutin Ramadan dapat menjadi sarana pembinaan ruhiyah dan intelektual bagi para penulis, serta mendorong lahirnya karya-karya yang membawa pesan kebaikan, dakwah, dan kemanusiaan selama bulan suci Ramadan.

Selasa, 18 November 2025

Kelas Kepenulisan 2 FLP Malang Kupas Tuntas Fiksi dan Nonfiksi secara Daring

Malang — Setelah sukses menyelenggarakan Kelas Kepenulisan 1 secara luring di SDIT Insan Permata Malang pada Ahad, 16 November 2025, Forum Lingkar Pena (FLP) Malang kembali melanjutkan rangkaian pelatihan melalui Kelas Kepenulisan 2 yang digelar secara daring pada Senin, 17 November 2025, melalui aplikasi Zoom Meeting.

Pada kelas kedua ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperdalam dua ranah utama dalam dunia kepenulisan, yakni Fiksi dan Nonfiksi. FLP Malang menghadirkan dua pemateri kompeten di bidangnya, yaitu:

  • Mashdar Zainal, penulis  Nasional berpengalaman, yang membawakan materi Fiksi.

  • Nazlah Hasni, penulis nonfiksi dan penggiat literasi, yang mengisi sesi Nonfiksi.

Dalam sesi Fiksi, Mashdar Zainal mengajak peserta menyelami konsep pembangunan karakter, penguatan konflik, serta teknik menulis cerita pendek yang efektif. Pemateri juga memberikan contoh-contoh karya fiksi yang kuat secara teknik dan emosional, serta membimbing peserta menyusun ide cerita mereka sendiri.

Sementara itu, pada sesi Nonfiksi, Nazlah Hasni memaparkan struktur dasar tulisan nonfiksi, mulai dari menentukan angle, merancang outline, hingga memadukan data dan narasi agar tulisan tetap informatif namun tetap enak dibaca. Peserta juga diajak melakukan latihan membuat paragraf pembuka dan mengkritisi struktur tulisan mereka.

Meski dilakukan secara daring, kelas kedua ini berlangsung interaktif. Peserta aktif berdiskusi, bertanya, dan mengirimkan karya latihan singkat yang langsung mendapat umpan balik dari pemateri.

Kelas kepenulisan ini merupakan bagian dari rangkaian Open Recruitment FLP Malang 2025, yang bertujuan mencetak calon anggota yang tidak hanya mencintai dunia literasi, tetapi juga memiliki keterampilan teknis menulis secara fiksi maupun nonfiksi.


Kelas Kepenulisan 1 FLP Malang Hadirkan Pelatihan Blog dan kreator konten untuk Calon Anggota Baru

 Malang — Forum Lingkar Pena (FLP) Malang menggelar Kelas Kepenulisan 1 sebagai rangkaian kegiatan rekrutmen anggota baru tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Ahad, 16 November 2025, bertempat di SDIT Insan Permata Malang, dengan menghadirkan materi “Blog dan Konten Kreator” yang disambut antusias oleh peserta dari berbagai kalangan.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari perwakilan pengurus FLP Malang yang menekankan pentingnya literasi digital di era modern. FLP Malang ingin memastikan bahwa kader-kader baru tidak hanya mampu menulis secara konvensional, tetapi juga terampil memanfaatkan platform digital sebagai medium dakwah literasi.

Dalam sesi utama, pemateri menyampaikan langkah-langkah membangun blog yang menarik, cara menulis artikel yang efisien, serta strategi mengembangkan konten kreatif yang relevan dan berkelanjutan. Peserta juga diajak berlatih membuat kerangka artikel dan merancang konsep konten digital yang dapat diunggah ke berbagai platform seperti YouTube, Instagram, dan blog pribadi.

“Penulis masa kini harus adaptif. Blog dan konten kreator bukan sekadar ruang berbagi cerita, tapi juga medium dakwah literasi yang menjangkau lebih banyak orang,” ujar pemateri dalam sesi pemantik.

Selain materi inti, peserta mengikuti sesi diskusi dan praktik langsung yang membantu mereka mengevaluasi kualitas tulisan serta mempelajari teknik dasar optimasi konten agar lebih mudah ditemukan pembaca.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Open Recruitment FLP Malang 2025, yang bertujuan melahirkan penulis-penulis muda berkarakter, produktif, dan berkontribusi bagi perkembangan literasi di Malang Raya. FLP Malang berkomitmen menyediakan ruang belajar yang hangat, progresif, dan mendorong anggota baru untuk terus berkarya.

FLP Malang berharap kegiatan ini dapat menjadi pintu awal lahirnya penulis-penulis inspiratif yang membawa semangat literasi berkeadaban.