Awal Berdirinya FLP Malang
Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Malang resmi berdiri pada tanggal 22 November 2000 di Aula Akademi Keperawatan (Akper) yang berlokasi di Jalan Ijen, Kota Malang, yang kini menjadi bagian dari Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Malang. Kehadiran FLP Malang merupakan respons atas semakin meningkatnya kebutuhan akan ruang kreatif dan pengembangan literasi bagi para penulis muda di Malang Raya.
Pendirian FLP Malang dipelopori oleh tiga tokoh yang memiliki visi yang sama dalam membangun budaya literasi, yaitu Abyz Wigati, Izzatul Jannah, dan Bahtiar HS. Ketiganya berkomitmen menghadirkan sebuah komunitas yang dapat menjadi tempat belajar, berdiskusi, dan berkarya bagi para penulis muda.
Sejak awal berdirinya, FLP Malang mengusung semangat untuk mengembangkan kemampuan menulis sekaligus menyebarkan nilai-nilai positif melalui karya. Komunitas ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi para pegiat literasi untuk meningkatkan keterampilan kepenulisan, memperluas wawasan, serta membangun jaringan yang saling mendukung dalam dunia literasi.
Peran dan Kontribusi dalam Literasi
Dalam perjalanan lebih dari dua dekade, FLP Malang telah aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mendukung perkembangan literasi di Kota Malang dan sekitarnya. Kegiatan tersebut meliputi pelatihan menulis, diskusi buku, bedah karya, seminar literasi, penerbitan karya anggota, hingga berbagai program pengabdian masyarakat berbasis literasi.
FLP Malang tidak hanya berfokus pada penulisan kreatif seperti cerpen, novel, dan puisi, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan kemampuan menulis di bidang lain, seperti jurnalistik, esai, opini, dan kritik sastra. Melalui berbagai program tersebut, FLP Malang terus berupaya melahirkan penulis yang produktif, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Perjalanan Sekretariat FLP Malang
Perkembangan FLP Malang juga tercermin dari perjalanan sekretariat yang menjadi pusat aktivitas organisasi dari masa ke masa.
2000–2008
Pada masa awal berdiri, sekretariat FLP Malang beralamat di Terusan Ambarawa No. 52A, Malang. Tempat ini menjadi pusat kegiatan komunitas, mulai dari pertemuan rutin anggota, diskusi kepenulisan, hingga berbagai pelatihan dan workshop literasi.
2009–2013
Seiring berkembangnya organisasi, pada 26 Januari 2009 sekretariat dipindahkan ke Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang yang berlokasi di Jalan Ijen No. 30A, Malang. Keberadaan sekretariat di lingkungan perpustakaan memberikan peluang yang lebih besar bagi FLP Malang untuk berinteraksi dengan masyarakat luas dan memperkuat perannya dalam ekosistem literasi kota.
2015–2021
Pada tahun 2015, sekretariat kembali berpindah ke Perum Taman Embong Anyar 2 Blok H-11, Malang. Lokasi ini menjadi pusat koordinasi berbagai program organisasi sekaligus ruang berkumpul bagi para anggota.
2022-2025
Memasuki tahun 2022, sekretariat FLP Malang berpindah ke Rumah Baca Hakky yang berlokasi di Jalan Candi Panggung, Malang. Perpindahan ini semakin memperkuat sinergi antara komunitas literasi dan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif dan pengembangan budaya baca.
2026–Sekarang
Setelah itu, markas kegiatan FLP Malang berpindah ke Perumahan BMW Insan Permata Malang Blok C2. Lokasi ini menjadi pusat aktivitas organisasi hingga saat ini dan mendukung pelaksanaan berbagai program literasi, pelatihan kepenulisan, serta kolaborasi dengan komunitas dan lembaga lain di Malang Raya.
Perjalanan perpindahan sekretariat tersebut menunjukkan dinamika dan perkembangan FLP Malang dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan organisasi, sekaligus menjadi bukti komitmen untuk terus hadir dan berkontribusi dalam penguatan budaya literasi di masyarakat.
Kepengurusan FLP Malang dari Masa ke Masa
Keberlangsungan FLP Malang tidak terlepas dari dedikasi para pengurus yang telah memimpin dan mengembangkan organisasi selama lebih dari dua dekade. Berikut daftar ketua FLP Malang dari masa ke masa:
| Periode | Ketua |
|---|---|
| 2002–2003 | Abyz Wigati |
| 2003–2004 | Hanif Acep |
| 2004–2005 | Dadang Kriswanto |
| 2005–2008 | Kukuh Santoso |
| 2008–2010 | Faris Khoirul Anam |
| 2010–2013 | Fauziah Rachmawati |
| 2013–2014 | Mahfuzh Huda |
| 2014–2017 | Dyah Wulandari |
| 2017–2019 | Gunung Mahendra |
| 2019–2022 | Anna Ilham |
| 2022–2024 | Enten Miwayani |
| 2024–Sekarang | Intan K. L. Asror |
Melalui estafet kepemimpinan yang berkelanjutan, FLP Malang terus tumbuh sebagai komunitas literasi yang aktif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Dengan semangat berkarya, belajar, dan berbagi, FLP Malang berkomitmen untuk terus menjadi rumah bagi para penulis serta penggerak literasi di Malang Raya.
