Wikipedia

Hasil penelusuran

Selasa, 21 Juli 2026

Workshop Menulis FLP Malang Season 1: Membuka Gerbang Ide Kreatif Bersama Fauziah Rachmawati

 




Malang, Juli 2026 – Forum Lingkar Pena (FLP) Malang sukses menggelar Workshop Menulis Season 1 bertajuk “Unlock Your Ideas: Temukan Inspirasi Tanpa Batas” pada Jumat (10/7) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan yang diperuntukkan khusus bagi anggota FLP Malang ini menghadirkan Fauziah Rachmawati, pendidik, penulis, dan kreator konten, sebagai narasumber.

Workshop ini menjadi pembuka rangkaian kelas menulis FLP Malang yang bertujuan membantu para penulis menemukan, mengembangkan, dan mengelola ide kreatif menjadi karya yang menarik. Dalam pemaparannya, Fauziah menekankan bahwa ide sebenarnya hadir di sekitar kehidupan sehari-hari. Tantangan terbesar bukanlah kekurangan ide, melainkan kemampuan penulis untuk menangkap, mengolah, dan mengembangkannya menjadi tulisan yang bernilai.

“Setiap pengalaman, percakapan, pengamatan, bahkan hal-hal sederhana yang kita temui sehari-hari dapat menjadi bahan cerita jika kita melatih kepekaan dan kreativitas,” ungkap Fauziah dalam sesi penyampaian materi.

Salah satu materi yang mendapat perhatian peserta adalah teknik brainstorming sebagai cara untuk menggali dan memperluas ide. Fauziah memperkenalkan beberapa metode yang dapat digunakan penulis ketika mengalami kebuntuan atau membutuhkan perspektif baru dalam menulis.

Metode tersebut antara lain mind mapping, yaitu menghubungkan berbagai gagasan secara visual sehingga lahir hubungan-hubungan baru yang menarik. Selain itu, peserta juga diajak mencoba free writing, teknik menulis bebas tanpa berhenti selama beberapa menit untuk membebaskan pikiran dari hambatan dan memunculkan ide-ide yang tersembunyi.

Tidak hanya itu, Fauziah juga memperkenalkan teknik pengembangan ide melalui serangkaian pertanyaan kreatif yang membantu penulis melihat sebuah gagasan dari berbagai sudut pandang. Pendekatan ini memungkinkan sebuah ide sederhana berkembang menjadi cerita yang lebih kaya dan mendalam.

Suasana workshop berlangsung interaktif. Peserta aktif berbagi pengalaman mengenai tantangan yang mereka hadapi saat mencari inspirasi menulis, mulai dari kebuntuan ide hingga kesulitan mengembangkan gagasan menjadi tulisan utuh. Melalui diskusi dan sesi tanya jawab, peserta memperoleh berbagai strategi praktis yang dapat langsung diterapkan dalam proses kreatif mereka.

Melalui Workshop Menulis Season 1 ini, FLP Malang berharap para anggota semakin percaya diri dalam menggali potensi kreatif, menemukan inspirasi dari lingkungan sekitar, dan mengubah ide-ide sederhana menjadi tulisan yang berdampak.

Sebagai komunitas kepenulisan, FLP Malang terus berkomitmen menghadirkan ruang belajar yang produktif, kolaboratif, dan inspiratif bagi para penulis untuk bertumbuh bersama serta melahirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.


Miracle of Love, Jangan Pernah Ragukan Nurani Arek Malang

 

Judul : Miracle of Love, Jangan Pernah Ragukan Nurani Arek Malang

Pengarang : FLP Malang 2021

Halaman : 179

Jenis Kertas : Book paper

 

Blurb :

 

Miracle of Love, Jangan pernah Ragukan Nurani Arek Malang adalah kumpulan kisah dari 13 penulis, mengisahkan keindahan, keberanian, dan kelincahan pena para penulis FLP Malang. Kami berharap hadirnya kumpulan cerpen ini mampu membangkitkan semangat Berbakti Berkarya Berarti, terutama dan terkhusus untuk para pujangga di FLP Malang. Kumpulan cerpen ini cocok dibaca saat pembaca ingin mengenal lebih jauh dan dekat tentang Malang, cinta, pengorbanan dari para punggawanya. Cerpen “Jangan Ragukan Nurani Arek Malang” menjadi sosok berani dan lugas mengulas nurani para arema, arek Malang. Selain itu, Miracle of Love adalah wujud cinta FLP Malang kepada FLP.


Profile FLP Malang

 



Forum Lingkar Pena (FLP) Malang adalah komunitas kepenulisan dan literasi yang menjadi bagian dari jaringan nasional Forum Lingkar Pena Indonesia. Berdiri sejak 22 November 2000, FLP Malang hadir sebagai ruang belajar, berkarya, dan bertumbuh bagi para penulis serta pegiat literasi di Malang Raya.

Selama lebih dari dua dekade, FLP Malang telah menjadi rumah bagi para penulis dari berbagai latar belakang untuk mengembangkan kemampuan menulis, memperluas wawasan, serta membangun jejaring yang produktif. Melalui berbagai kegiatan literasi, FLP Malang terus berupaya mendorong lahirnya karya-karya yang inspiratif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.


Profil Organisasi

Nama Organisasi : Forum Lingkar Pena (FLP) Malang

Tanggal Berdiri : 22 November 2000

Wilayah Kerja : Malang Raya

Bidang Kegiatan : Literasi, kepenulisan, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan pemberdayaan masyarakat melalui karya tulis.

Sekretariat Saat Ini : Perumahan BMW Insan Permata Malang Blok C2


Visi

Menjadi komunitas literasi yang inspiratif, produktif, dan berkontribusi dalam membangun peradaban melalui budaya membaca dan menulis.

Misi

  1. Mengembangkan budaya literasi di masyarakat.
  2. Meningkatkan kompetensi anggota dalam bidang kepenulisan.
  3. Menjadi ruang belajar dan kolaborasi bagi penulis dan pegiat literasi.
  4. Menghasilkan karya yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
  5. Membangun jaringan kemitraan dengan berbagai lembaga pendidikan, komunitas, dan organisasi sosial.

Program dan Kegiatan

Kelas Kepenulisan

Pelatihan menulis untuk berbagai genre, mulai dari artikel, cerpen, novel, esai, naskah drama hingga penulisan digital.

Diskusi dan Bedah Buku

Kegiatan literasi yang menghadirkan penulis, akademisi, dan praktisi untuk berbagi wawasan serta pengalaman.

Pembinaan Anggota

Program pengembangan kapasitas anggota melalui mentoring, coaching, dan workshop secara berkala.

Penerbitan Karya

Mendorong anggota untuk menghasilkan karya yang dapat dipublikasikan melalui media massa, antologi, maupun buku mandiri.

Kolaborasi Literasi

Kerja sama dengan sekolah, kampus, perpustakaan, komunitas, dan lembaga lainnya dalam berbagai program pengembangan literasi.

Pengabdian Masyarakat

Kegiatan sosial berbasis literasi yang bertujuan meningkatkan minat baca dan budaya menulis di masyarakat.


Nilai-Nilai Organisasi

Berbakti

FLP Malang meyakini bahwa literasi adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat. Melalui karya, ilmu, dan berbagai aktivitas literasi, anggota didorong untuk memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar, bangsa, dan kemanusiaan. Menulis tidak hanya menjadi sarana ekspresi diri, tetapi juga bentuk bakti untuk menghadirkan gagasan, inspirasi, dan solusi yang bermanfaat.

Berkarya

Berkarya adalah ruh utama FLP Malang. Setiap anggota didorong untuk terus belajar, berlatih, dan menghasilkan karya terbaik dalam berbagai bentuk, seperti artikel, cerpen, novel, puisi, esai, maupun karya literasi lainnya. Semangat berkarya menjadi sarana pengembangan diri sekaligus kontribusi nyata dalam memperkaya khazanah literasi Indonesia.

Berarti

FLP Malang percaya bahwa setiap karya harus memiliki makna dan dampak. Karena itu, anggota tidak hanya didorong untuk produktif menghasilkan tulisan, tetapi juga menghadirkan karya yang mampu memberikan manfaat, menginspirasi perubahan positif, serta memperluas wawasan pembacanya. Menjadi berarti berarti menghadirkan kebermanfaatan bagi diri sendiri, komunitas, dan masyarakat lua


Kepemimpinan FLP Malang

Perjalanan FLP Malang didukung oleh estafet kepemimpinan yang terus menjaga semangat organisasi dari masa ke masa:

  • Abyz Wigati (2002–2003)
  • Hanif Acep (2003–2004)
  • Dadang Kriswanto (2004–2005)
  • Kukuh Santoso (2005–2008)
  • Faris Khoirul Anam (2008–2010)
  • Fauziah Rachmawati (2010–2013)
  • Mahfuzh Huda (2013–2014)
  • Dyah Wulandari (2014–2017)
  • Gunung Mahendra (2017–2019)
  • Anna Ilham (2019–2022)
  • Enten Miwayani (2022–2024)
  • Intan K. L. Asror (2024–Sekarang)

Penutup

Selama lebih dari dua dekade perjalanan, Forum Lingkar Pena (FLP) Malang telah menjadi bagian dari perkembangan gerakan literasi di Malang Raya. Berawal dari semangat untuk menghadirkan ruang belajar dan berkarya bagi para penulis muda, FLP Malang terus tumbuh menjadi komunitas yang tidak hanya melahirkan karya, tetapi juga membangun karakter, memperluas jejaring, dan menebarkan manfaat bagi masyarakat.

Di tengah perubahan zaman dan tantangan perkembangan dunia literasi, FLP Malang tetap berkomitmen untuk menjadi rumah bagi para penulis, pembaca, dan pegiat literasi yang ingin belajar, berkembang, dan berkontribusi. Melalui berbagai program, kolaborasi, dan karya yang dihasilkan, FLP Malang berupaya menghadirkan literasi sebagai sarana pemberdayaan, pendidikan, dan perubahan sosial yang positif.

Dengan berpegang pada nilai-nilai Berbakti, Berkarya, dan Berarti, FLP Malang meyakini bahwa setiap kata yang ditulis dapat menjadi jejak kebaikan, setiap karya dapat menjadi sumber inspirasi, dan setiap individu memiliki potensi untuk membawa perubahan melalui literasi. Semangat inilah yang akan terus menjadi fondasi perjalanan FLP Malang dalam melahirkan generasi penulis yang produktif, berintegritas, dan berdampak.

Kami percaya bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan gerakan untuk membangun peradaban. Karena itu, FLP Malang akan terus membuka ruang kolaborasi, memperkuat budaya literasi, dan menghadirkan karya-karya yang memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.

Workshop Menulis FLP Malang Season 2: Intan K.L. Asror Ajak Peserta Menghidupkan Cerita dengan Teknik Show, Don’t Tell

 


Malang, Juli 2026 – Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Malang kembali menyelenggarakan Workshop Menulis Season 2 yang kali ini mengangkat tema “Show, Don’t Tell dan Karakter yang Hidup.” Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 17 Juli 2026 ini menghadirkan Intan K.L. Asror, S.S., Ketua FLP Malang, sebagai pemateri.

Dalam sesi workshop, Intan mengajak peserta untuk memahami sekaligus mempraktikkan salah satu teknik penting dalam penulisan kreatif, yaitu show, don’t tell. Teknik ini membantu penulis menyampaikan emosi, suasana, dan karakter tokoh secara lebih kuat melalui tindakan, dialog, dan detail yang konkret, bukan sekadar menjelaskan secara langsung kepada pembaca.

“Pembaca akan lebih terhubung dengan cerita ketika mereka dapat merasakan dan menyimpulkan sendiri apa yang terjadi pada tokoh. Di sinilah pentingnya teknik show, don’t tell,” ujar Intan saat menyampaikan materi.

Tidak hanya berupa pemaparan teori, workshop juga dirancang secara interaktif. Setelah sesi materi, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil melalui fitur breakout room. Dalam kelompok tersebut, peserta berdiskusi mengenai contoh-contoh penerapan show, don’t tell, mengidentifikasi bagian yang masih bersifat telling, lalu mengembangkan alternatif penulisan yang lebih hidup dan menggugah imajinasi pembaca.

Diskusi kelompok berlangsung dinamis karena setiap peserta memiliki kesempatan untuk berbagi pengalaman menulis, memberikan masukan, serta mengasah kemampuan analisis terhadap sebuah teks. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan dapat membantu peserta memahami teknik menulis secara lebih mendalam melalui praktik langsung.

Setelah sesi diskusi selesai, setiap kelompok mempresentasikan hasil pembahasannya di ruang utama Zoom. Presentasi tersebut menjadi ajang bertukar perspektif sekaligus memperkaya wawasan peserta mengenai berbagai cara menerapkan teknik show, don’t tell dalam karya fiksi. Intan kemudian memberikan umpan balik dan penjelasan tambahan untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang telah dipelajari.

Melalui workshop ini, FLP Malang berharap para anggotanya semakin terampil dalam membangun karakter yang kuat, menghadirkan adegan yang hidup, serta menciptakan cerita yang mampu meninggalkan kesan mendalam bagi pembaca.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen FLP Malang untuk terus menghadirkan ruang belajar, berbagi, dan bertumbuh bagi para penulis. Dengan semangat literasi dan kolaborasi, FLP Malang berupaya mendukung lahirnya karya-karya yang tidak hanya baik secara teknis, tetapi juga memiliki daya sentuh dan makna yang kuat.

(Humas FLP Malang)

Senin, 20 Juli 2026

FLP Malang Hadirkan “The Four Seasons Workshop” sebagai Wadah Upgrading Kemampuan Menulis Anggota


 Malang, Juli 2026 – Forum Lingkar Pena (FLP) Malang melalui Divisi Karya menyelenggarakan The Four Seasons Workshop, sebuah program pelatihan kepenulisan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas anggota dalam berkarya. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen FLP Malang dalam menghadirkan ruang belajar yang berkelanjutan bagi para penulis dan pegiat literasi.

Mengusung konsep pembelajaran bertahap, The Four Seasons Workshop menghadirkan empat sesi pelatihan dengan tema yang saling berkaitan, mulai dari menemukan ide, membangun karakter, menyusun alur cerita yang kuat, hingga menyempurnakan tulisan agar lebih efektif dan berkesan. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan menghadirkan pemateri yang berpengalaman di bidang kepenulisan.

Program ini merupakan salah satu agenda strategis Divisi Karya FLP Malang dalam mendukung pengembangan kapasitas anggota agar mampu menghasilkan karya yang semakin berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pembaca.

Koordinator Divisi Karya FLP Malang, Sendang Pradani, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan kualitas sumber daya anggota sekaligus memperkuat budaya belajar di lingkungan FLP Malang.

“The Four Seasons Workshop kami hadirkan sebagai ruang belajar dan bertumbuh bagi anggota FLP Malang. Harapannya, kegiatan ini dapat diikuti secara optimal oleh seluruh anggota sebagai upaya mengembangkan kemampuan menulis, memperluas wawasan kepenulisan, serta menjadi sarana upgrading anggota agar semakin produktif, kreatif, dan percaya diri dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sendang Pradani.

Melalui rangkaian workshop ini, FLP Malang berharap dapat melahirkan lebih banyak penulis yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga mampu menghadirkan karya yang inspiratif dan berdampak. The Four Seasons Workshop menjadi bukti nyata komitmen FLP Malang dalam membangun ekosistem literasi yang terus berkembang dan berkelanjutan.

(AI/Humas FLP Malang)

FLP Malang dan FIS UM Perkuat Ekosistem Literasi melalui Workshop AI Writing


 Malang – Forum Lingkar Pena (FLP) Malang berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang (FIS UM) menyelenggarakan workshop kepenulisan bertajuk Level Up Your Writing: Kuasai Hook dan AI Writing di Era Digital pada Minggu (19/7) di My Dormy UMM, Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan keterampilan menulis sekaligus memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara bijak dalam proses kreatif.

Workshop diikuti oleh pelajar, mahasiswa, guru, penulis pemula, dan content creator yang antusias mendalami teknik menulis di era digital. Hadir sebagai narasumber, Ihwan Hariyanto, S.AP., praktisi Public Relations dan digital storyteller, serta Dr. Redy Eko Prastyo, S.Psi., M.I.Kom., Direktur UB Medcom.

Dalam sesi pertama, Ihwan Hariyanto membahas pentingnya membangun hook yang kuat untuk menarik perhatian audiens di tengah melimpahnya informasi digital. Menurutnya, kemampuan menulis menjadi fondasi utama dalam menciptakan konten yang mampu menyampaikan pesan secara efektif dan berkesan.

Sementara itu, Dr. Redy Eko Prastyo mengulas perkembangan AI dan peluang pemanfaatannya dalam dunia kepenulisan. Ia menegaskan bahwa AI dapat menjadi alat bantu yang mendukung produktivitas penulis, mulai dari pencarian ide hingga pengembangan draf tulisan. Namun, kreativitas, pengalaman, dan sudut pandang manusia tetap menjadi elemen yang tidak tergantikan dalam menghasilkan karya yang bermakna.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Peserta juga memperoleh penugasan sebagai tindak lanjut pembelajaran agar materi yang diperoleh dapat langsung dipraktikkan dalam karya tulis mereka.

Ketua Pelaksana Program, Kun Sila Ananda, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan manfaat yang tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga aplikatif.

"Kegiatan ini adalah salah satu bagian dari pengabdian masyarakat yang terselenggara atas kolaborasi antara Fakultas Ilmu Sosial UM dan FLP Malang. Saya berharap setelah mengikuti acara ini, para peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan dan memberikan dampak positif. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan lainnya di masa mendatang," ujarnya.

Ketua FLP Malang, Intan K.L. Asror, turut menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara FLP Malang dan FIS UM. Menurutnya, sinergi antara komunitas literasi dan institusi pendidikan menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya literasi di masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini karena menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan komunitas literasi. FLP Malang berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut dan berkembang melalui berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, kami optimistis upaya meningkatkan budaya literasi dan melahirkan lebih banyak penulis serta pegiat literasi di Malang dapat semakin kuat," tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi makan siang bersama yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Melalui kegiatan ini, FLP Malang dan FIS UM berharap dapat terus menghadirkan ruang belajar yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus memperkuat ekosistem literasi di Malang melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

(AI/Humas FLP Malang)